Kamis, 30 Oktober 2008

Ada apa dengan "Lulusan" STAN ???????

Jam sudah menunjukkan pukul 15.20,, “oups,saya belum sholat ashar,,” padahal jam 15.30 ada kuliah Akuntansi Biaya dan Lab,,,seperti biasa, tiap hari senin, ada 2 mata kuliah, ,,,sehabis sholat ashar saya bergegas kembali ke kantor buat ambil materi yang akan dipresentasikan, kebetulan dapat materi Pengertian Akuntansi Biaya (Bab 1),,,rasanya saya sudah siap mempresentasikan meski hanya membaca kurang lebih 1 jam saja,,he,,he,,mungkin presentasinya Cuma 5 menit aja,,sisanya rencananya dihabisin buat basa-basi aja seperti status, ato apa lah,,,he,,he,,(dasar,,,)



Pukul 16.15 saya dan rekan satu kantor baru berangkat menuju kampus,,,maklum, tadi masih ada satker yang mau rekon, so akhirnya nunggu selesai dulu,,,kira-kira pukul 16.25 kami bertiga sampai di kampus yang ternyata sudah didahului kelompok 2 dikarenakan kelompok saya belum maju karena menunggu kami bertiga,,,

Saat sesi tanya jawab dibuka untuk presentasi kelompok 2, teman saya rusli bertanya sebuah pertanyaan yang sepertinya dijawab dengan jawaban kurang mengena oleh kelompok yang bersangkutan, kebetulan saya duduk mojok karena ngantuk berat,,,(buat yang masih mahasiswa, jangan tiru saya yach,,,,he,,he,,) hingga akhirnya dosen kami yang ikut menambahkan jawabannya,,,,setelah teman saya rusli merasa puas dengan jawaban yang diberikan oleh dosen kami, dosen kami berbalik nanya ke rusli :

“Mas kerja dimana?” Tanya dosen kami
“Di KPPN bu,,,” jawab rusli dengan suara beratnya
“KPPN?” Tanya dosen kami yang sepertinya tidak tahu makanan apa KPPN itu,,,
“Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Bu,,,” tambah rusli
“Oooh,,lulusan STAN ya?" Dosen kami kembali bertanya
“Iya bu,,” jawab rusli kembali,,,
“Pantas, anak STAN itu pintar-pintar” tambah dosen kami

Hmm,,,nampaknya saya sudah mulai merasakan “aura” yang aneh nich,,,,ternyata memang saya belum mandi,,,he,,he,,,

Pukul 17.15 akhirnya kelompok kami maju untuk mempresentasikan materi yang telah kami susun,, jujur, materi yang kelompok kami dapat semuanya dapat dari tangan ajaib “mbah” google,,,he,,he,,tidak ada satupun yang kami dapat dari buku, selain sulit nyari buku pendukunganya, kebetulan ini tanggal tua, 27 Oktober 2008, padahal gajian lagi baru tanggal 3 November, otomatis salah satu mengerem pengeluaran yang “tidak perlu” salah satunya dengan gak jadi beli buku dan bertandang ke “mbah” google,,,(sekali lagi, untuk mahasiswa, don’t try this in u’r live,,,)

Setelah kelompok kami maju ke depan dan perkenalan kurang lebih 1 menit, teman saya arif yang akan mempresentasikan pertama kali,,,sementara saya tetep, dengan gaya sok sibuk sambil menundukkan kepala (yang aslinya tidur,,,), saya tetap menyimak jalannya presentasi,,,he,,he,,


Dengan logat “meddok” jombangnya, teman saya arif menyampaikan presentasinya, well, akhirnya arif mengeluarkan jurus andalan spesialisasi jurusan kuliah kami dulu,, pengertian antara biaya dan beban dengan contoh dalam pelaksanaan RAPBN dan APBN yang juga menggunakan konsep biaya dalam perencanaan RAPBN dan dalam “eksekusi” APBN itu sendiri,,,hmm,,,rada bingung kan???emang,,jangankan yang baca, yang dengerin presentasi kami waktu itu juga dengerin kami sambil melongo,,gak tahu mereka belum makan ato belum mandi seperti saya,,,he,,he,,

Sambil melihat arif dengan presentasinya yang mengingatkan saya saat bung tomo membakar semangat arek-arek suroboyo dulu,,,,,sesekali saya mengalihkan pandangan saya ke dosen kami,,,nampaknya ada yang lain,,dosen saya memperhatikan arif dengan tatapan miring sembari “mantuk-mantuk” gitu,,,,nampaknya saya mulai ngerasa ada yang gak beres lagi ini,,,

Kurang lebih 3 menit presentasi, arif mulai mempersilahkan saya untuk menyampaikan materi selanjutnya,,,ketika hendak bercerita , dosen kami langsung memotong “orasi” saya,,
“Ok, saya rasa kelompok 1 sudah sangat menguasai akuntansi dan materi ini, saya rasa tidak usah presentasi lagi dan kita tentu setuju jika kelompok 1 mendapatkan nilai A,,,” Dosen kami berkata kepada mahasiswa yang lain,,sementara para mahasiswa yang lain-lain sepertinya meng-iyakan saja,,,
seketika itu juga dosen kami menyuruh kami untuk menutup diskusi sore itu dan kembali ke tempat masing-masing,

“What???kok gini,,,,,” saya ngerasa aneh aja,,(padahal seneng banget gak ngomong apa-apa tapi dapat nilai A,,,,)

Ada apa sih dengan titel “Lulusan” STAN??apa lulusan STAN itu dijamin pinter??? Saya kok gak ngerasa gitu,,,saya merasa ada pembodohan publik saat itu,,(halah,,ngomong apa aku ini,,,he,,he,,), gimana nggak,,hanya karena kami bertiga lulusan STAN, kelompok kami otomatis Cuma presentasi 5 menit aja dan dapat nilai A semua,,,betapa senangnya hati ini,,,eeehh,,salah,,,ada yang salah ini,,,,belum tentu kami saat ditanya bisa jawab pertanyaan,,,,,saya kok ngerasa kasian mahasiswa yang emang bener niat kuliah dengan susah payah gak dapet nilai A, tapi kami yang datang terlambat dan presentasi secepat kilat ini bisa dapat nilai A (sok sosial ne,,,),,,,

Sebenernya lulusan STAN menurut saya biasa saja,,gak ada yang spesial, adapun kita kuliah di STAN itu cuma keberuntungan aja, sepintar-pintarnya seorang anak, klo qodarnya gak dapet kerja sampe tuh anak tua apa kita masih mengatakan tuh anak pintar????gak tau juga dech,,,,

1 komentar:

RAINA mengatakan...

Hehehe..
Segitunya, ya??

Pinter mana sama anak STIS?

wakakak